Penyakit HIV Adalah – Kenali Gejala Serta Penyebab

oleh
Penyakit HIV Adalah - Kenali Gejala Serta Penyebab

Nuansaindo.comPenyakit HIV Adalah – Kenali Gejala Serta Penyebab yang harus diketahui sebab penyakit yang satu ini termasuk penyakit yang mematikan.

HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga mengakibatkan lemahnya pertahanan tubuh terhadap suatu penyakit, maka akan sangat mudah sekali terserang berbagai penyakit yang ada di sekitar kita seperti TBC, diare, sakit kulit, dll.

 

Apa Saja Tanda dan Gejala Penyakit HIV

Gejala awal dari penyakit HIV adalah sama dengan infeksi virus lainnya :

  • Terjadi demam yang lama
  • Merasa sakit kepala
  • Sering brkeringat di malam hari
  • Sering merasa kelelahan
  • Adanya sakit pada otot
  • Kehilangan berat badan
  • Pembengkakan kelenjar di tenggorokan, ketiak, atau pangkal paha

Sebagian besar jika seseorang terinfeksi HIV tidak menunjukkan gejala apapun, ini karena HIV dapat memakan waktu hingga 2 sampai 15 tahun dalam memunculkan gejala. Mereka biasanya tidak akan mengalami gejala tertentu atau menjadi sakit akibat infeksi tersebut.

Untuk memastikan tentang diagnosa HIV positif yaitu dengan melakukan tes anti bodi HIV dilaboratorium, dan cara lain untuk memeriksa HIV selain dengan tes darah yaitu dengan melakukan tes seperti air liur atau urine, alat tubuh atau jaringan tubuh, sel telur atau sperma yang diperiksa di laboratorium yang sudah miliki perlatan khusus untuk melakukan tes HIV.

 

Apa Saja Penyebab HIV

Faktor yang menjadi penyebab penyakit HIV yaitu adanya kontak langsung dengan darah, air mani, dan cairan vagina dari orang yang telah terinfeksi HIV. Dengan contoh di bawah ini :

  • Saat Anda kontak langsung dengan vagina, anal, atau oral seseorang yang mengidap HIV tanpa kondom, dan HIV paling sering menular secara seksual.
  • Memiliki penyakit infeksi menular seksual (IMS) lainnya seperti klamidia atau gonore, karena jika IMS maka dapat melemahkan perlindungan alami tubuh serta dapat meningkatkan kesempatan Anda terinfeksi HIV jika Anda terkena virus.
  • Adanya kontak langsung dengan darah, air mani, atau cairan vagina, pada luka atau luka terbuka orang yang sudah terkena infeksi HIV.
  • Pemakaian jarum suntik dan peralatan obat suntik lainnya dengan orang yang mempunyai penyakit HIV.
  • Penggunaan peralatan tato dan yang tidak benar-benar dibersihkan terlebih dahulu atau bahkan sudah terinfeksi HIV.
  • Dari seorang ibu yang sudah mengdap penyakit HIV kemudian ditularkan kepada bayinya (sebelum atau selama kelahiran) dan dengan menyusui.