Biodata Lengkap Aprilia Manganang Atlet Voli Putri Indonesia

oleh

Nuansaindo.comAprilia Manganang seorang atlet voli putri indonesia yang mempunyai badan kekar mirip laki-laki, yang berhasil mencuri perhatian masyarakat Indonesia karena kemampuannya yang luar biasa dalam bermain voli.

Melihat postur tubuh Aprilia Manganang yang kekar, dada bidang, memang tampak seperti seorang laki-laki. Namun panitia SEA Games menyangkal tuduhan tersebut karena dari data pemain jelas dipastikan bahwa Aprilia adalah seorang perempuan dan memang cewek kekar ini sudah bermain voli sejak dia duduk di bangku SMP. Berikut adalah profil legkap Aprilia Santini Manganang.

Biodata Aprilia Manganang :

  • Nama: Aprilia Manganang
  • Kelahiran: Tahuna, 27 April 1992
  • Tinggi/Berat: 170 cm/70 kg
  • Prestasi: Juara Kedua Proliga pada tahun 2014 Bersama Valeria Papua Barat, Juara 1 Pertamina Proliga pada tahun 2015 bersama Jakarta Electric PLN, Juara 1 dan Best Spiker Pertamina Proliga pada tahun 2016 bersama Jakarta Electric PLN, Pemain terbaik (MVP) bersama Jakarta Electric PLN Proliga pada tahun 2017.
  • Klub:¬† Valeria Papua Barat, Alko BNI, Jakarta Electric PLN
  • Hobi: Travelling

Anak dari pasangan Akip Zambrut Manganang dan Suryati Bori Lano ini awalnya hanya mengikuti jejak sang kakak, Amasya Manganang yang sudah dari dulu terjun ke dunia voli. Kedua kakak beradik ini bermain voli demi mencari uang untuk mengubah perekonomian keluarga.

Sebelum menjatuhkan pilihan untuk menjadi atlet voli, Aprilia Manganang sempat mencoba peruntungan di olahraga Atletik yang berhasil hingga melaju ke tingkat perlombaan antar provinsi. Selain itu, ia juga pernah bermain bola basket. Tapi, di voli ia yakin pada pilihannya dan akhirnya menjatuhkan pilihan karena alasan ekonomi. Ditambahlagi karena “Pas lihat kakak bisa bawa duit cukup banyak setiap kali abis main voli di turnamen tarkam (antar kampung), dan membuat keputusan¬† memilih bermain voli” kata Aprilia menuturkan.

Bayaran pertama yang ia terima pun tidak seberapa hanya sebungkus mie rebus dan telur ayam ketika ia tampil di tarkam saat masih SMA pada 2011. Setelah itu kemudian saya bergabung dengan tim Alco Bandung dan ikut Proliga, ganti tim BNI 46, Manokwari Valeria, lalu bergabung bersama Jakarta Elektrik PLN.

Kemudian karena penampilannya yang terus meningkat serta membaik, bayaran April mulai meningkat drastis. Akhirnya kini ia tampil di turnamen besar, dan ia sudah bisa mewujudkan cita-citanya untuk membuat keluarganya hidup lebih bik atau sejahtera, dan membelikan orang tuanya kebun. hingga kini ia berada di puncak karirnya sebagai pemain voli serta masa-masa puncak performanya.